Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Klungkung Ajak Siswa SMPN 1 Semarapura Jadi Pemilih Cerdas, Tolak Politik Uang Sejak Dini

1

Semarapura, Bawaslu Klungkung — Bawaslu Kabupaten Klungkung menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi siswa-siswi SMP Negeri 1 Semarapura, Jumat (13/2). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang demokrasi sekaligus membentengi calon pemilih pemula dari praktik politik uang menjelang Pemilu Serentak 2029.

Ketua Bawaslu Klungkung, I Komang Supardika, mengatakan bahwa kualitas pemimpin masa depan sangat bergantung pada kesadaran pemilih muda. Menurutnya, proses demokrasi harus dijaga agar tetap bersih dari praktik bagi-bagi uang.

"Pemimpin yang hebat lahir dari pilihan rakyat yang murni. Namun, nama baik demokrasi bisa rusak jika dikotori oleh politik uang," ujar Supardika dalam paparannya.

Ia mengingatkan para siswa bahwa mereka adalah calon pemimpin masa depan. Supardika pun mengajak siswa untuk mulai belajar menjadi pemilih cerdas dengan cara melihat rekam jejak calon pemimpin dan berani menolak segala bentuk pemberian yang bertujuan memengaruhi pilihan.

"Jangan sampai karena uang, demokrasi kita hancur. Generasi muda harus berada di barisan terdepan dalam menjaga kejujuran Pemilu," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Klungkung, Ida Ayu Ari Widhiyanty, mengingatkan bahwa politik uang adalah pelanggaran hukum yang serius. Ia menegaskan bahwa memberi atau menerima uang untuk memengaruhi pilihan bisa diancam hukuman penjara.

"Politik uang itu pelanggaran hukum. Kita harus berani lawan bersama, mulai dari hal kecil di lingkungan kita," tegas Ida Ayu.

Karena jumlah pengawas yang terbatas, Bawaslu mengajak para pelajar untuk ikut aktif mengawasi jalannya demokrasi di sekitar mereka. Melalui edukasi ini, Bawaslu Klungkung berharap para siswa bisa menjadi pelopor Pemilu yang bersih, jujur, dan adil di Kabupaten Klungkung.

Humas Bawaslu Klungkung

Tag
Berita