Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Klungkung Konsolidasi Ajak Dunia Pendidikan Kawal Demokrasi Sejak Dini

1

Semarapura, Bawaslu Klungkung – Di tengah tantangan maraknya hoaks, politik uang, dan rendahnya literasi politik di kalangan masyarakat, pendidikan demokrasi sejak dini menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang kritis dan berintegritas. Menyadari hal tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Klungkung menggelar diskusi konsolidasi demokrasi bersama Waka Humas dan para guru SMP Negeri 2 Semarapura, Selasa (2/6), guna memperkuat pemahaman demokrasi di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan demokrasi di luar tahapan Pemilu sebagaimana arahan Bawaslu RI agar jajaran pengawas pemilu di daerah aktif membangun komunikasi dan edukasi bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk dunia pendidikan. Melalui forum tersebut, Bawaslu Kabupaten Klungkung mendorong sekolah menjadi ruang pembelajaran politik yang sehat, partisipatif, dan berkelanjutan.

Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, Bawaslu Kabupaten Klungkung memaparkan sejumlah isu strategis yang memengaruhi kualitas demokrasi, mulai dari praktik politik uang, penyebaran informasi palsu atau hoaks, hingga pentingnya menjaga netralitas aparatur negara dalam penyelenggaraan Pemilu. Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas rencana kerja sama antara Bawaslu Kabupaten Klungkung dengan SMP Negeri 2 Semarapura dalam bidang pendidikan demokrasi dan kepemiluan.

Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung, Sang Ayu Mudiasih, menegaskan bahwa pendidikan demokrasi sejak dini menjadi langkah strategis untuk membangun kualitas demokrasi menjelang Pemilu Tahun 2029.

“Pendidikan demokrasi perlu diberikan agar civitas akademika memahami nilai, prinsip, dan pentingnya menjaga demokrasi dengan baik,” ujarnya di ruang kerja Kepala Sekolah.

Ia menjelaskan, Bawaslu Kabupaten Klungkung terus mendorong sosialisasi di lingkungan sekolah melalui berbagai pendekatan interaktif, baik dalam bentuk diskusi, edukasi kepemiluan, maupun kegiatan yang melibatkan siswa secara aktif.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung, Ida Ayu Ari Widhiyanthy, menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, Bawaslu memiliki tugas melakukan pencegahan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses Pemilu. Menurutnya, upaya pencegahan menjadi prioritas utama dengan melibatkan masyarakat sebagai pengawas partisipatif.

“Keterbatasan jumlah pengawas membuat keterlibatan masyarakat menjadi sangat penting, termasuk dari kalangan pendidikan, untuk bersama-sama menolak praktik politik uang dan mengawal demokrasi,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan bahwa Pemilihan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) akan dilaksanakan pada November mendatang. Momentum tersebut dinilai dapat menjadi sarana pembelajaran demokrasi yang nyata bagi para siswa, sekaligus memberikan pemahaman mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam proses pemilihan.

Waka Humas SMP Negeri 2 Semarapura, Suharyono, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung pendidikan demokrasi yang sehat dan berintegritas.

Ia mengungkapkan bahwa sekolah memiliki program “Guru Tamu” yang dapat menjadi ruang kolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk Bawaslu, dalam memberikan edukasi kepada siswa.

“Kita berharap politik tidak dipandang sebagai sesuatu yang buruk karena salah memilih pemimpin. Jangan sampai suara masyarakat tergadaikan hanya karena uang. Berpolitiklah secara cerdas sebagai ajang membangun kualitas demokrasi,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter siswa yang kritis, jujur, dan bertanggung jawab sebagai warga negara sejak usia dini.
“Kita senang, dan dari pihak sekolah siap memfasilitasi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Klungkung kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kesadaran demokrasi sejak dini serta memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan guna menciptakan Pemilu yang berkualitas, partisipatif, dan berintegritas di masa mendatang.

Humas Bawaslu Klungkung

Tag
Berita