Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Klungkung Perkuat Konsolidasi Demokrasi Melalui Muscab Pramuka

1

Semarapura, Bawaslu Klungkung — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Klungkung, I Komang Supardika, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Klungkung yang digelar di Ruang Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Senin (23/3). Kehadiran Bawaslu dalam forum ini sekaligus menjadi bagian dari upaya konsolidasi demokrasi dengan melibatkan elemen gerakan pramuka.

Mengusung tema “Harmoni dalam Musyawarah, Mahottama dalam Berkarya untuk Pramuka”, kegiatan ini dibuka oleh Bupati Klungkung, I Made Satria. Muscab tidak hanya menjadi ajang organisasi untuk memilih kepengurusan baru masa bakti 2026–2031, tetapi juga ruang strategis memperkuat nilai-nilai demokrasi yang inklusif dan berintegritas.

Dalam kesempatan tersebut, Supardika menegaskan bahwa tantangan demokrasi ke depan tidak hanya terletak pada tingginya angka partisipasi, tetapi juga pada kualitas partisipasi masyarakat. Menurutnya, partisipasi yang bermakna harus dibangun di atas kesadaran, etika, dan integritas warga negara.

“Bawaslu mendorong pengawasan partisipatif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk anggota gerakan Pramuka. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi politik, tetapi juga aktor yang kritis, sadar etika, dan berperan aktif dalam menjaga proses demokrasi,” ujarnya.

Diskusi dalam Muscab juga menyoroti kondisi demokrasi Indonesia yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyempitan ruang kebebasan sipil hingga maraknya disinformasi politik. Dalam konteks ini, peran pendidikan karakter menjadi krusial dalam membangun ketahanan demokrasi.

Bupati Klungkung, I Made Satria, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda. Ia juga mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi yang tertib, termasuk kewajiban penyampaian laporan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Pramuka.

“Pemerintah Kabupaten Klungkung mendukung penuh Gerakan Pramuka. Pramuka tidak boleh punah,” tegasnya.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, menekankan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis sebagai pilar pendidikan karakter dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Ia menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia unggul harus dimulai dari pembentukan karakter sejak dini.

“Gerakan Pramuka tidak hanya membekali keterampilan, tetapi juga membentuk jiwa kepemimpinan, gotong royong, dan semangat kebangsaan. Nilai-nilai ini menjadi fondasi penting menuju Indonesia maju dan berdaya saing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kwartir, pembina, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan nonformal. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Sementara itu, Ketua Panitia Ngakan Made Mintu menyampaikan bahwa pelaksanaan Muscab berlandaskan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, dengan prinsip kerja yang lugas dan tuntas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah sebagai anggota Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), antara lain Kapolres Klungkung, Dandim 1610/Klungkung, Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung, serta Ketua Kwartir Cabang Klungkung masa bakti 2021–2026, I Made Kasta.

Melalui momentum Muscab ini, Bawaslu Kabupaten Klungkung menegaskan komitmennya untuk terus memperluas ruang konsolidasi demokrasi dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk gerakan Pramuka, sebagai mitra strategis dalam menjaga kualitas demokrasi yang berintegritas dan berkelanjutan.

Humas Bawaslu Klungkung

Tag
Berita