Lompat ke isi utama

Berita

Lolly Suhenty: Klungkung Spesial, Bawaslu Harus Terus Membunyikan Demokrasi

1

Semarapura, Bawaslu Klungkung – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Klungkung menerima kunjungan pimpinan Bawaslu Republik Indonesia dan Bawaslu Provinsi Bali pada Selasa (10/2). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu RI sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H), Lolly Suhenty, serta dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani.

Rombongan tiba di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Klungkung pukul 16.45 WITA dan disambut hangat oleh Ketua Bawaslu Klungkung I Komang Supardika, jajaran anggota, serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Klungkung.

Dalam arahannya, Lolly Suhenty menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kali pertama dirinya hadir langsung di Bawaslu Klungkung. Ia menyebut Klungkung sebagai daerah yang spesial dan berharap kunjungannya dapat berdampak pada peningkatan kinerja seluruh jajaran.

“Mudah-mudahan pertemuan ini berdampak pada peningkatan kinerja seluruh jajaran Bawaslu Klungkung” ujarnya.

Lolly juga menyinggung beberapa hal strategis, di antaranya terkait Indikator Kinerja Utama (IKU) yang memerlukan percepatan pengisian sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja dan untuk mengukur seberapa efektif dalam mencapai sasaran atau tujuan. Selain itu, ia menekankan pentingnya konsolidasi demokrasi sebagaimana Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026, yang bertujuan menampilkan kinerja Bawaslu pada masa non-tahapan Pemilu.

“Konsolidasi demokrasi bukan perlombaan antar divisi, tetapi bagaimana seluruh kinerja bisa terintegrasi dan terkonsolidasi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan partisipatif, termasuk pengembangan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), tetap harus dijalankan meskipun dengan keterbatasan anggaran, dengan mengedepankan kreativitas dan inisiatif. Menurutnya, Bawaslu adalah ruang pengabdian untuk menjaga demokrasi dan harus terus “membunyikan demokrasi” melalui narasi dan wacana pembanding di ruang publik.

Terkait program Ngabuburit Pengawasan, Lolly berpesan agar momentum tradisi keagamaan dimanfaatkan secara tepat dengan memilih narasumber yang mampu menguatkan narasi pengawasan. Ia juga mendorong para Koordinator Divisi untuk berperan aktif sebagai narasumber jika keterbatasan anggaran menjadi kendala, serta mengajak semua pihak berdiskusi melalui konsolidasi demokrasi.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Bali Ketut Ariyani menyampaikan bahwa Provinsi Bali menjadi wilayah pertama yang dikunjungi Bawaslu RI pada tahun 2026. Ia menilai upaya pencegahan yang dilakukan Bawaslu Klungkung menunjukkan progres yang optimal dan terus meningkat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Klungkung I Komang Supardika dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa meskipun Kabupaten Klungkung merupakan wilayah terkecil dari sisi luas dan jumlah penduduk, Bawaslu Klungkung terus berupaya maksimal melalui berbagai program, seperti sosialisasi kepemiluan dan demokrasi bekerja sama dengan BPD Bali melalui program 'goes to school' dan 'goes to banjar', kolaborasi dengan Disdukcapil dalam mengawal hak pilih melalui identifikasi kependudukan digital.

Anggota Bawaslu Klungkung Sang Ayu Mudiasih menambahkan bahwa program Ngabuburit Pengawasan akan menyasar Panti Asuhan Fajar 2 dan Masjid Kampung Gelgel. Ia menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan Bawaslu RI dan Bawaslu Bali menjadi penguatan dan motivasi bagi jajaran Bawaslu Klungkung.

Koordinator Sekretariat Bawaslu Klungkung, Dewa Ngakan Putu Bagus Yudha Pratama, menegaskan bahwa pada masa non-tahapan Pemilu, Bawaslu Klungkung tetap berkreasi dan berinovasi, di antaranya melalui sosialisasi kepemiluan dan demokrasi, penayangan iklan radio dan videotron bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Klungkung, serta pembuatan video edukasi.

Kegiatan kunjungan ditutup dengan penanaman pohon oleh Anggota Bawaslu RI, sesi foto bersama, serta pembuatan video dokumentasi. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Bawaslu Provinsi Bali, Ni Luh Supri Cahayani.

Humas Bawaslu Klungkung

Tag
Berita