Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Demokrasi di Luar Tahapan, Bawaslu Klungkung Gelar Diskusi Bersama SMK Yapparindo

1

Semarapura, Bawaslu Klungkung – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Klungkung melaksanakan kegiatan diskusi konsolidasi demokrasi bersama SMK Pariwisata Yapparindo Klungkung, Selasa (27/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Ketua Bawaslu Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan.

Diskusi ini menjadi tindak lanjut atas penugasan Bawaslu RI untuk melakukan konsolidasi demokrasi melalui dialog dan diskusi dengan para pemangku kepentingan, khususnya di lingkungan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Klungkung mengangkat sejumlah isu strategis yang berpotensi mengganggu kualitas demokrasi, di antaranya praktik politik uang, disinformasi atau hoaks, serta pentingnya menjaga netralitas aparat negara.

Ketua Bawaslu Kabupaten Klungkung I Komang Supardika yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa lingkungan pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi yang berintegritas sejak dini. Oleh karena itu, kolaborasi dengan satuan pendidikan dinilai strategis dalam upaya pencegahan pelanggaran Pemilu, terutama di luar tahapan Pemilu.

“Ruang lingkup pendidikan menjadi pilar penting untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini,” ujar Supardika.

Lebih lanjut, Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung Sang Ayu Mudiasih menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Bawaslu memiliki tugas melakukan pencegahan pelanggaran Pemilu dan penanganan sengketa proses Pemilu. Upaya tersebut dilakukan antara lain melalui identifikasi dan pemetaan potensi kerawanan serta potensi pelanggaran Pemilu, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung Ida Ayu Ari Widhiyanty menegaskan bahwa sebelum melakukan penindakan, Bawaslu selalu mengedepankan upaya pencegahan. Mengingat keterbatasan jumlah personel pengawas, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk civitas akademika, untuk ikut berperan sebagai pengawas partisipatif dan menolak segala bentuk praktik politik uang.

Sementara itu, Penanggung Jawab SMK Pariwisata Yapparindo Klungkung Cabang Paksebali I Wayan Dwijaksara menyambut baik kegiatan diskusi ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya penguatan demokrasi melalui pendidikan politik yang sehat dan berintegritas di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Klungkung berharap kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, khususnya dunia pendidikan, semakin meningkat dalam menjaga dan memperkuat kualitas demokrasi, baik dalam tahapan Pemilu maupun di luar tahapan.

Humas Bawaslu Klungkung

Tag
Berita