Bawaslu Klungkung Tanamkan Kesadaran Demokrasi kepada Calon Pemilih Muda SMPN 2 banjarangkan
|
Semarapura, Bawaslu Klungkung — Menyongsong Pemilu 2029, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Klungkung mulai menanamkan kesadaran demokrasi sejak dini dengan menyasar generasi muda sebagai pemilih pemula. Melalui kegiatan sosialisasi pendidikan politik dan demokrasi di SMP Negeri 2 Banjarangkan, Kamis (23/4) pagi, Bawaslu menegaskan pentingnya peran pelajar dalam menjaga kualitas demokrasi di masa depan.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 siswa kelas VIII yang akan menjadi pemilih pemula. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai demokrasi, pentingnya Pemilu sebagai wujud kedaulatan rakyat, serta mendorong partisipasi aktif dalam pengawasan partisipatif.
Anggota Bawaslu Klungkung, Ida Ayu Ari Widhiyanty, dalam pemaparannya menekankan bahwa para siswa memiliki peran strategis sebagai pemilih masa depan. “Para siswa ke depan akan menjadi pemilih pemula sehingga wajib mengetahui terkait kepemiluan. Harapan kami, Pemilu di Kabupaten Klungkung dapat berlangsung langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil),” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Klungkung Sang Ayu Mudiasih menegaskan pentingnya menjaga proses demokrasi yang bersih dan berintegritas. Ia mengingatkan bahwa praktik yang tidak demokratis dapat merusak fondasi bangsa. “Rusak negara ini jika dipimpin oleh pemimpin yang dipilih dengan cara-cara yang tidak demokratis. Karena itu, pemimpin harus lahir dari proses demokrasi yang baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sang Ayu menjelaskan peran lembaga penyelenggara Pemilu, yakni KPU sebagai pelaksana teknis, Bawaslu sebagai pengawas, serta DKPP sebagai pengawal etik penyelenggara Pemilu. Ia juga mencontohkan keberhasilan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 di Klungkung yang berjalan aman dan lancar berkat pengawasan yang optimal.
“Tugas utama kami di Bawaslu adalah mengawasi seluruh tahapan Pemilu, mulai dari pencegahan, penindakan pelanggaran, hingga penyelesaian sengketa proses Pemilu,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu juga mengimbau para siswa untuk segera mengurus KTP saat memenuhi syarat usia sebagai langkah awal menggunakan hak pilih secara sah. Selain itu, siswa diajak berperan aktif dalam menciptakan Pemilu yang jujur dan berintegritas melalui pengawasan partisipatif.
“Semoga dengan keterlibatan aktif para calon pemilih muda, kita dapat memilih pemimpin yang amanah dan bijaksana,” tambahnya.
Selain pendidikan politik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan literasi keuangan bekerja sama dengan Bank BPD Bali, sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa dalam pengelolaan keuangan sejak dini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMP Negeri 2 Banjarangkan, I Wayan Santika, beserta civitas akademika. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari pendidikan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan bagi siswa.
Untuk informasi lebih lanjut terkait program dan kegiatan, masyarakat dapat mengakses kantor Bawaslu Klungkung, website resmi, JDIH dan PPID, serta media sosial resmi Bawaslu Klungkung.
Humas Bawaslu Klungkung