Lompat ke isi utama

Berita

Hadapi Dinamika Informasi Digital, Bawaslu Klungkung Perkuat Kapasitas Humas Lewat Bimtek

1

Semarapura, Bawaslu Klungkung — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Klungkung mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sumber Daya Manusia (SDM) Chapter VII yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Bali pada Selasa (3/3). Kegiatan dilaksanakan secara daring dan diikuti jajaran pimpinan serta staf dari Ruang Rapat Kantor Sekretariat Bawaslu Klungkung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Klungkung I Komang Supardika, Anggota Ida Ayu Ari Widhiyanty dan Sang Ayu Mudiasih, beserta jajaran staf sekretariat.

Bimtek Chapter VII secara khusus membahas teknis produksi dan optimalisasi konten kehumasan sebagai bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan dalam menghadapi tahapan elektoral yang dinamis dan kompleks. Narasumber kegiatan, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, memaparkan teknik penulisan berita pers rilis yang efektif, mulai dari penyusunan unsur 5W+1H ditambah so what, jenis-jenis berita (langsung, opini, investigasi), hingga strategi pendekatan kepada media massa.

Ariyani menegaskan pentingnya nilai berita yang aktual, signifikan, faktual, memiliki magnitudo, serta menggunakan bahasa yang lugas dan mudah dipahami publik. Ia juga menekankan bahwa mengemas informasi kelembagaan yang kaku menjadi berita yang menarik membutuhkan ketelitian, kreativitas, dan konsistensi terhadap fakta.

“Informasi yang Bawaslu sampaikan harus dikemas dengan sangat baik. Bagaimana kita mau menarik antusiasme publik kalau beritanya tidak menarik? Media massa saja bersaing mengemas berita, maka Bawaslu pun harus mampu melakukan hal yang sama, namun tetap berpegang pada fakta,” tegas Ariyani.

Ia turut menginstruksikan agar setiap kegiatan pengawasan segera dipublikasikan pada hari yang sama guna menjaga momentum dan aktualitas informasi. Narasi harus membumi, mengutamakan kalimat aktif, menghindari istilah teknis kepemiluan yang rumit, serta didukung dokumentasi visual yang merepresentasikan kondisi riil tanpa manipulasi.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Bali I Nyoman Gede Putra Wiratma menegaskan bahwa ruang digital adalah medan tempur informasi yang menuntut keberanian dan ketegasan dalam menyampaikan kebenaran. Ia mengingatkan bahwa ketidakmampuan humas dalam mengontra isu negatif dapat berdampak serius terhadap reputasi lembaga.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Bali I Wayan Wirka menyampaikan bahwa fungsi kehumasan tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga membangun legitimasi lembaga. Menurutnya, narasi liar yang berkembang di masyarakat berpotensi mencederai kredibilitas lembaga apabila tidak segera direspons dengan data valid dan bahasa yang terstruktur.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Klungkung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kehumasan, sebagai ujung tombak penyebaran informasi dan penjaga reputasi lembaga. Penguatan kapasitas ini diharapkan mampu mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan, termasuk dalam penyelesaian sengketa proses, demi terwujudnya Pemilu yang demokratis dan berintegritas.

Humas Bawaslu Klungkung

Tag
Berita