Lompat ke isi utama

Berita

Netralitas ASN sebagai “Antibodi” Demokrasi, Bawaslu Klungkung Gelar Konsolidasi Bersama Saka Bakti Husada

1

Semarapura, Bawaslu Klungkung — Bawaslu Kabupaten Klungkung terus memperkuat pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang digelar di Aula SMA Negeri 2 Semarapura pada Kamis (8/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan pelantikan organisasi pendukung Gerakan Pramuka Klungkung Masa Bakti 2026–2031 sebagai tindak lanjut Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 sekaligus upaya memperkuat netralitas sektor pelayanan publik, khususnya bidang kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Klungkung menggandeng Saka Bakti Husada sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda dan aparatur pelayanan kesehatan. Kegiatan diskusi dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung Ida Ayu Ari Widhiyanthy dengan menghadirkan Perwakilan Saka Bakti Husada sekaligus perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, I Gusti Ayu Komang Suryani sebagai narasumber utama dalam konsolidasi demokrasi tersebut.

Kegiatan diskusi menekankan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan sektor kesehatan, agar tetap profesional dan bebas dari pengaruh politik praktis dalam setiap tahapan demokrasi. Bawaslu Klungkung menegaskan bahwa netralitas ASN merupakan fondasi penting dalam menjaga integritas pemilu dan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.

Selain itu,  diskusi fokus pada pemahaman terkait pentingnya objektivitas pelayanan publik di bidang kesehatan tanpa membedakan latar belakang maupun afiliasi politik masyarakat. Dalam sesi sosialisasi, turut disampaikan konsekuensi hukum terhadap aparatur yang terbukti melanggar asas netralitas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bawaslu Klungkung juga mendorong anggota Saka Bakti Husada untuk berperan aktif sebagai agen pengawasan partisipatif di tengah masyarakat. Peran tersebut diantaranya melalui edukasi bahaya politik uang, menangkal penyebaran hoaks dan isu SARA, serta meningkatkan keberanian masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.

“Demokrasi yang sehat dimulai dari aparatur yang netral dan pemilih yang cerdas,” ujar Ida Ayu yang menjadi salah satu penekanan dalam kegiatan konsolidasi tersebut

Melalui sinergi bersama Saka Bakti Husada, Bawaslu Klungkung berharap semangat netralitas dan pengawasan partisipatif dapat semakin tumbuh di seluruh lapisan masyarakat, khususnya di lingkungan pelayanan publik, guna mewujudkan ekosistem demokrasi yang bersih, sehat, dan berintegritas di Kabupaten Klungkung.

Humas Bawaslu Klungkung

Tag
Berita