Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Klungkung Sosialisasi Kepemiluan ke Kelompok Serati

1

Semarapura, Bawaslu Klungkung – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Klungkung terus menggiatkan sosialisasi pengawasan partisipatif guna meningkatkan peran serta masyarakat dalam mewujudkan Pemilu yang bersih dan demokratis. Kali ini, kegiatan sosialisasi menyasar kelompok pembuat banten (serati) di Griya Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung, pada Rabu (30/7).

Ketua Bawaslu Klungkung, I Komang Supardika, menyampaikan bahwa keterlibatan kelompok serati juga penting dalam mengawal pelaksanaan Pemilu agar demokratis. Ia menekankan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu strategi utama dalam mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu.

“Peran masyarakat sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi di Kabupaten Klungkung. Melalui pengawasan partisipatif, masyarakat turut menjaga kualitas dan integritas Pemilu,” ujar Supardika.

Menurutnya, keterlibatan aktif para serati menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan Pemilu 2029 berlangsung jujur dan adil. Ia mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan ke Bawaslu bila menemukan indikasi kecurangan di lapangan.

“Bawaslu diberi tugas agar Pemilu berlangsung sesuai aturan dan tidak terjadi kecurangan. Kalau Pemilunya baik, hal itu juga ditandai dengan meningkatnya partisipasi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Klungkung, Sang Ayu Mudiasih, menegaskan bahwa meskipun tahapan Pemilu telah selesai, Bawaslu tetap menjalankan fungsi edukasi dan sosialisasi di masa non-tahapan. Ia menekankan pentingnya perlindungan hak pilih masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak kehilangan hak pilihnya dan tidak terjadi penyalahgunaan. Karena itu, penting bagi kita semua untuk turut mengawal proses Pemilu dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Klungkung, Ida Ayu Ari Widhiyanty, mengingatkan peserta sosialisasi mengenai praktik politik uang yang masih kerap terjadi dalam masa kampanye. Ia mengajak para serati untuk aktif melaporkan jika menemukan peserta Pemilu atau tim sukses yang melakukan pelanggaran.

“Kami sampaikan agar tidak terjadi hal-hal seperti money politics yang mencederai demokrasi. Kami ingatkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama tahapan Pemilu,” kata Dayu Ari.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para serati yang hadir. Antusiasme peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keterlibatan aktif dalam proses demokrasi. Bawaslu Klungkung pun berharap kegiatan ini mampu memperluas jejaring pengawasan partisipatif di berbagai kelompok masyarakat, termasuk kelompok serati, kelompok ternak, dan komunitas lainnya.

Dengan terbatasnya jumlah personel pengawas, partisipasi masyarakat sebagai informan menjadi garda depan dalam mendeteksi dan melaporkan pelanggaran sejak dini.

Humas Bawaslu Klungkung

Tag
Berita