Perkuat Soliditas Kelembagaan, Apel Pagi dan Konsolidasi Internal Bawaslu Klungkung Dorong Pengawasan Optimal
|
Semarapura, Bawaslu Klungkung – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Klungkung menggelar apel pagi sekaligus konsolidasi internal bersama jajaran staf pada Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Klungkung. Apel pagi dan konsolidasi internal ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kinerja di awal tahun. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi (tusi) pengawasan berjalan optimal, baik pada tahapan maupun non-tahapan pemilu.
Apel pagi dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung Ida Ayu Ari Widhiyanthy, serta turut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Klungkung I Komang Supardika, Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung Sang Ayu Mudiasih, dan jajaran staf Sekretariat. Kehadiran pimpinan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga soliditas kelembagaan dan meningkatkan kinerja pengawasan secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut disampaikan informasi terkait program pembelajaran bagi staf yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Bali khususnya bidang SDMO pada tanggal 13 Januari 2026. Program ini merupakan bagian dari agenda penguatan kapasitas sumber daya manusia yang sejalan dengan semangat Bawaslu Membelajarkan, guna meningkatkan kompetensi, wawasan, dan profesionalisme aparatur pengawas pemilu.
Ida Ayu Ari Widhiyanthy mendorong seluruh jajaran staf untuk mengikuti program pembelajaran tersebut secara aktif. “Pembelajaran berkelanjutan menjadi kunci penguatan SDM. Melalui program dari Bawaslu Provinsi Bali ini, kami berharap staf dapat terus meningkatkan kapasitas diri agar pengawasan pemilu ke depan semakin profesional, adaptif, dan berintegritas,” ujarnya.
Dalam arahannya saat apel pagi, Ida Ayu Ari Widhiyanthy juga menekankan pentingnya menjadikan Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai arah dan pedoman kerja seluruh jajaran pengawas pemilu. Menurutnya, IKU tidak hanya dipahami sebagai instrumen administratif, tetapi sebagai alat strategis untuk memastikan setiap pelaksanaan tugas pengawasan berorientasi pada hasil dan dampak nyata.
“IKU harus menjadi kompas kerja kita bersama. Bukan hanya mengukur apa yang dikerjakan, tetapi sejauh mana pengawasan yang kita lakukan memberikan manfaat dan dampak bagi kualitas demokrasi,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Daftar Awal Indikator Kinerja Utama (IKU) bersifat dinamis dan menjadi pedoman penting dalam mengukur kinerja individu pengawas pemilu. Penekanan diberikan pada IKU berbasis outcome, yakni indikator yang menilai hasil dan dampak pengawasan, bukan semata aktivitas atau output kegiatan.
Sebagai tindak lanjut konsolidasi, jajaran staf Bawaslu Kabupaten Klungkung diarahkan untuk menyesuaikan pelaksanaan tugas sesuai IKU masing-masing bidang, memperkuat koordinasi internal, serta mengoptimalkan pelaporan hasil pengawasan agar setiap aktivitas yang dilakukan dapat terukur dan berdampak nyata.
Komitmen peningkatan kualitas pengawasan juga diwujudkan melalui penguatan budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Klungkung, sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan kualitas pengawasan pemilu.
Humas Bawaslu Klungkung