SMPN 3 Banjarangkan Jadi Lokasi Lanjutan Konsolidasi Demokrasi dan Serap Respon Siswa
|
Semarapura, Bawaslu Klungkung – Demokrasi yang kuat tidak dibangun dalam semalam. Ia tumbuh dari kesadaran, pengetahuan, dan nilai-nilai yang ditanamkan sejak usia sekolah. Berangkat dari semangat tersebut, Bawaslu Kabupaten Klungkung menggelar diskusi konsolidasi demokrasi bersama Kepala SMP Negeri 3 Banjarangkan pada Rabu (6/5/2026), sebagai langkah konkret membentuk generasi pemilih yang kritis dan berintegritas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan demokrasi di luar tahapan Pemilu, sejalan dengan arahan Bawaslu RI agar jajaran di daerah aktif membangun dialog dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk sektor pendidikan. Melalui forum ini, Bawaslu mendorong peran sekolah sebagai ruang edukasi politik yang sehat dan berkelanjutan.
Diskusi kali ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi yang telah dilaksanakan sebelumnya pada hari yang sama. Agenda difokuskan pada pembahasan respon siswa-siswi terhadap materi yang telah disampaikan, termasuk pemahaman mereka mengenai praktik politik uang, penyelenggara Pemilu serta pentingnya menjaga netralitas aparatur negara.
Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung, Sang Ayu Mudiasih, menegaskan bahwa pendidikan demokrasi sejak dini merupakan investasi penting dalam membangun kualitas Pemilu di masa depan. “Sejak dini kita berikan pendidikan demokrasi agar siswa memahami nilai dan prinsip demokrasi dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bawaslu terus mendorong kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah melalui pendekatan interaktif, termasuk ruang refleksi untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa setelah menerima materi.
Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung, Ida Ayu Ari Widhiyanthy, menegaskan bahwa peran Bawaslu tidak hanya bekerja pada saat tahapan Pemilu berlangsung, tetapi juga aktif pada masa non-tahapan melalui edukasi dan penguatan pengawasan partisipatif. Menurutnya, keterlibatan dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai kerja-kerja penyelenggara Pemilu serta membangun kesadaran kolektif dalam menjaga integritas demokrasi.
Kepala SMP Negeri 3 Banjarangkan, I Ketut Sudasma, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dan menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung pendidikan demokrasi yang sehat dan berintegritas. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat literasi siswa, tidak hanya dalam bidang demokrasi tetapi juga literasi keuangan.
Melalui penguatan sinergi tersebut, diharapkan siswa tidak hanya memahami proses demokrasi, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola informasi dan keuangan secara bertanggung jawab sejak dini. Bawaslu Kabupaten Klungkung sendiri menegaskan komitmennya untuk terus membangun kesadaran demokrasi sejak dini, sekaligus mendorong kolaborasi berkelanjutan dengan dunia pendidikan guna menciptakan pemilu yang berkualitas dan berintegritas di masa depan.
Humas Bawaslu Klungkung