Bawaslu Klungkung Dorong Pelajar Jadi Pengawas Partisipatif Pemilu
|
Semarapura, Bawaslu Klungkung — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Klungkung melaksanakan kegiatan pendidikan politik bagi siswa dan siswi kelas XII SMAN 1 Dawan pada Rabu (21/1). Kegiatan yang berlangsung di ruang Laboratorium SMAN 1 Dawan ini menyasar pemilih pemula sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan partisipatif sejak dini.
Kegiatan tersebut diisi oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung, Sang Ayu Mudiasih dan Ida Ayu Ari Widhiyanthy. Para siswa diberikan pemahaman mengenai peran Bawaslu dalam mengawal setiap tahapan Pemilu agar berjalan sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Dalam pemaparannya, Sang Ayu Mudiasih menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengawasan Pemilu. Ia menyampaikan bahwa setelah lulus SMA dan telah memenuhi syarat sebagai pemilih, para siswa dapat berkontribusi dengan menjadi pengawas partisipatif yang membantu Bawaslu di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, Bawaslu saat ini lebih mengedepankan upaya pencegahan dibandingkan penindakan. “Keberhasilan pengawasan bukan diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak, melainkan ketika pelanggaran tidak terjadi karena pencegahan sudah berjalan optimal,” jelasnya.
Ia juga mengajak para siswa untuk berani melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran Pemilu. Laporan tersebut dapat disampaikan kepada Bawaslu dengan disertai dokumentasi kejadian sebagai bentuk dukungan terhadap proses penanganan pelanggaran.
Sementara itu, Ida Ayu Ari Widhiyanthy selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Klungkung menjelaskan bahwa setiap tahapan Pemilu memiliki potensi kerawanan yang perlu diantisipasi sejak awal. Oleh karena itu, pencegahan menjadi langkah utama sebelum dilakukan penindakan.
Ia menuturkan bahwa tahapan kampanye merupakan tahapan yang paling rawan terjadi pelanggaran. Beberapa pelanggaran yang sering muncul di antaranya penyebaran berita hoaks, ujaran kebencian, serta praktik politik uang.
Melalui kegiatan pendidikan politik ini, Bawaslu Kabupaten Klungkung berharap para pelajar sebagai pemilih pemula memiliki kesadaran demokrasi, bersikap kritis, serta berani berperan aktif dalam menjaga integritas Pemilu dan Pemilihan di masa mendatang.
Humas Bawaslu Klungkung