Bawaslu Klungkung Kolaborasi dengan SMA Pariwisata Saraswati: Merawat Demokrasi Lewat Program Edukatif
|
Semarapura, Bawaslu Klungkung — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Klungkung melaksanakan audiensi ke SMA Pariwisata Saraswati Klungkung sebagai bagian dari tindak lanjut instruksi Bawaslu Republik Indonesia (RI) untuk tetap aktif berkegiatan pasca berakhirnya tahapan Pemilu dan Pemilihan 2024.
Audiensi ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Klungkung, I Komang Supardika, bersama Anggota Bawaslu Klungkung, Sang Ayu Mudiasih, dan disambut oleh Kepala SMA Pariwisata Saraswati Klungkung, I Gusti Made Suberata, di ruang kerja Kepala Sekolah pada Senin (28/7).
Dalam pertemuan tersebut, Supardika menjelaskan bahwa meskipun tahapan Pemilu dan Pemilihan telah selesai, Bawaslu tetap memiliki tanggung jawab untuk merawat demokrasi melalui kegiatan edukatif. Sehingga yang menjadi fokus utamanya adalah melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula, khususnya siswa SMA.
“Kami mendapat instruksi dari Bawaslu RI untuk tetap berkegiatan, tujuannya merawat demokrasi. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada calon pemilih, yang tentunya saat ini masih duduk di bangku SMA,” ujar Supardika.
Ia menambahkan bahwa Bawaslu Klungkung siap memberikan materi wawasan kebangsaan serta pendidikan politik dan demokrasi kepada para siswa, dan akan menindaklanjutinya melalui penandatanganan perjanjian kerja sama untuk memperkuat dasar hukum kegiatan tersebut.
Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Klungkung, Sang Ayu Mudiasih, mengusulkan adanya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bawaslu Klungkung dengan SMA Pariwisata Saraswati Klungkung.
“Kami berharap sekolah dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menyampaikan informasi kepemiluan dan membentuk karakter pemilih yang cerdas dan berintegritas,” kata Sang Ayu.
Kepala SMA Pariwisata Saraswati Klungkung, I Gusti Made Suberata, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan pihak sekolah untuk berkolaborasi dengan Bawaslu. Ia juga membuka kesempatan bagi Bawaslu untuk memberikan sosialisasi pada saat jam pengarahan siswa yang rutin dilaksanakan di sekolah.
“Silakan Bapak/Ibu mengisi sosialisasi pada saat jam sekolah. Tiap hari kami ada pengarahan untuk pembentukan karakter warga sekolah. Siswa kami siap menerima pencerahan dari Bawaslu,” ujar Suberata.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan pemahaman tentang demokrasi dan kepemiluan dapat ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, guna menciptakan pemilih yang aktif dan cerdas demi kualitas demokrasi yang lebih baik pada Pemilu 2029 mendatang.
Humas Bawaslu Klungkung