Lompat ke isi utama

Berita

Sambangi Petani Garam Desa Pesinggahan, Bawaslu Dorong Peran Aktif dalam Pengawasan Partisipatif

1

Semarapura, Bawaslu Klungkung — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali bersama Bawaslu Kabupaten Klungkung menggelar kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang menyasar masyarakat akar rumput, khususnya kelompok petani garam, di Posko Kelompok Petani Garam Mertaning Segara, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Rabu (23/7).

Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, menyampaikan bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tugas Bawaslu semata, namun memerlukan peran aktif masyarakat dalam  pengawasan partisipatif. Dirinya berharap kelompok petani garam di Desa Pesinggahan dapat turut serta mengawasi proses pelaksanaan Pemilu.

“Sebagai petani garam, bapak ibu kami harapkan bisa ikut dalam pengawasan partisipatif. Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilu. Jika mengetahui adanya potensi pelanggaran, harap segera melapor ke Bawaslu,” ujar Ariyani.

Senada dengan Ariyani, Ketua Bawaslu Kabupaten Klungkung, I Komang Supardika, menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.

“Peran masyarakat sangat penting dalam menyukseskan pesta demokrasi di Kabupaten Klungkung. Melalui pengawasan partisipatif, masyarakat turut menjaga kualitas dan integritas Pemilu,” tegas Supardika.

Ia menambahkan bahwa meskipun tahapan Pemilu telah usai, Bawaslu tetap melaksanakan tugas-tugas edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah pelanggaran dan memastikan hak pilih masyarakat tetap terjaga.

“Personel pengawas terbatas, maka peran aktif masyarakat sebagai informan sangat penting, terutama dalam melaporkan potensi pelanggaran di lapangan,” lanjutnya.

Ketua Kelompok Petani Garam Mertaning Segara, Ni Ketut Purniasih, menyambut baik inisiatif Bawaslu. Ia menyampaikan bahwa dirinya bersama kelompok petani garam siap dilibatkan dalam pengawasan partisipatif.

“Pelibatan masyarakat sudah bagus, seperti saat Pemilu kemarin generasi muda direkrut menjadi KPPS atau pengawas TPS. Kami siap melaporkan jika menemukan pelanggaran agar bisa segera ditindaklanjuti oleh Bawaslu,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kabag Pengawasan dan Humas Bawaslu Provinsi Bali, Ni Luh Supri Cahayani, serta Anggota Bawaslu Klungkung, Sang Ayu Mudiasih dan Ida Ayu Ari Widhiyanty.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Bali dan Bawaslu Klungkung berharap tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Humas Bawaslu Klungkung

Tag
Berita