Bawaslu Klungkung Turut Aksi Hijau di Batukaru, Demokrasi-Kelestarian Alam Berjalan Beriringan
|
SEMARAPURA, BAWASLU KLUNGKUNG - Menjaga demokrasi tidak cukup hanya dengan mengawal suara rakyat, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kepedulian terhadap kelestarian alam. Semangat tersebut ditunjukkan jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) se-Bali melalui aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, pelepasan burung, dan penebaran benih ikan di kawasan suci Pura Luhur Batukau, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan bertajuk JALA Bawaslu Bali (Jaga Alam dan Lingkungan) ini menjadi wujud nyata komitmen Bawaslu dalam memperluas kontribusi kelembagaan, tidak hanya dalam mengawal demokrasi dan pemilu, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan Bali di tengah persoalan sampah yang semakin menjadi perhatian bersama.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Surat Edaran Ketua Bawaslu RI Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyampaian Jumat Sehati dan Jumpa Berlian di lingkungan Bawaslu Provinsi serta Kabupaten/Kota, dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung Sang Ayu Mudiasih dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Klungkung Dewa Ngakan Putu Bagus Yudha Pratama bersama jajaran staf sekretariat. Kegiatan dipimpin oleh Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Gede Sutrawan, didampingi jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Provinsi Bali, serta diikuti perwakilan Bawaslu kabupaten/kota se-Bali, termasuk para koordinator sekretariat dan kepala sekretariat.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini diawali dengan sambutan Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian arahan oleh I Gede Sutrawan. Dalam arahannya, Sutrawan menekankan bahwa upaya menjaga kelestarian alam harus dimulai dari kesadaran dan komitmen setiap individu.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak semata-mata diukur melalui tindakan fisik, tetapi juga melalui kesadaran moral, termasuk dalam menentukan calon pemimpin yang memiliki kepedulian dan komitmen terhadap kelestarian alam.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan persembahyangan bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap kesucian kawasan Pura Luhur Batukau. Para peserta kemudian melaksanakan pelepasan burung, penebaran benih ikan, aksi bersih-bersih lingkungan, serta penanaman pohon untuk mendukung kelestarian dan keasrian kawasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sutrawan menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, Bawaslu perlu mengambil bagian dalam mendorong perubahan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber sebagai salah satu langkah strategis untuk menjaga kelestarian alam Bali. Melalui program Jaga Alam Bali (JALA Bali), gerakan peduli lingkungan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga marwah dan integritas kelembagaan Bawaslu melalui Panitia Kerja (Panja) JAGA. Semangat tersebut menegaskan bahwa tanggung jawab Bawaslu tidak hanya berkaitan dengan pengawasan pemilu, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian sosial dan lingkungan.
Melalui JALA Bawaslu Bali, jajaran Bawaslu se-Bali berharap gerakan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat menginspirasi masyarakat untuk mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat kesadaran bersama bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab seluruh pihak.
Dengan aksi nyata di kawasan suci Pura Luhur Batukau, Bawaslu menegaskan bahwa komitmen menjaga demokrasi dapat berjalan beriringan dengan upaya merawat alam. Sebab, demokrasi yang berkualitas tidak hanya membutuhkan partisipasi masyarakat, tetapi juga kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Humas Bawaslu Klungkung