Lompat ke isi utama

Berita

Bekal Profesionalisme dan Integritas, 11 PPPK Bawaslu Klungkung Rampungkan Orientasi

1

Semarapura, Bawaslu Klungkung – Sebanyak 11 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Kabupaten Klungkung telah menyelesaikan seluruh rangkaian Orientasi PPPK Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali yang berlangsung pada 14–23 Juli 2026. Program penguatan kapasitas tersebut resmi ditutup oleh Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda secara daring, Kamis (23/7/2026).

Pada kesempatan penutupan, Herwyn J.H. Malonda menekankan bahwa keberhasilan pengawasan Pemilu sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu. Ia menegaskan, orientasi tidak hanya menjadi bagian dari proses administrasi kepegawaian, tetapi juga merupakan investasi untuk membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, dan memahami secara utuh peran Bawaslu dalam menjaga demokrasi.

Lebih lanjut, Herwyn menyampaikan bahwa banyak peserta telah memiliki pengalaman mengabdi di lingkungan Bawaslu sebelum diangkat sebagai ASN PPPK. Oleh sebab itu, orientasi menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas, menyamakan pemahaman, serta meneguhkan komitmen setiap pegawai dalam menjalankan tugas pengawasan secara optimal.

Selain penguatan kompetensi, seluruh peserta diingatkan untuk senantiasa menjadikan nilai dasar ASN BerAKHLAK dan Kode Etik Penyelenggara Pemilu sebagai pedoman dalam bekerja. Menurutnya, menjaga marwah Bawaslu merupakan tanggung jawab bersama yang diwujudkan melalui sikap profesional, integritas, dan keberanian menjaga nama baik lembaga.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, menyampaikan bahwa orientasi menjadi langkah strategis dalam menyamakan pemahaman aparatur mengenai nilai-nilai organisasi sebelum menghadapi tahapan Pemilu 2029 dan Pemilihan Tahun 2031. Tantangan pengawasan yang semakin kompleks, menurutnya, menuntut aparatur yang adaptif, profesional, dan berintegritas.

Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Gede Sutrawan, mengajak seluruh PPPK membangun budaya kerja kolaboratif tanpa membatasi diri pada pembagian divisi. Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma, menegaskan pentingnya penyamaan pola pikir, pola kerja, dan standar pengelolaan organisasi agar kualitas dukungan kelembagaan di seluruh jajaran Bawaslu semakin kuat.

Melalui orientasi yang telah diselesaikan, 11 PPPK Bawaslu Kabupaten Klungkung diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, serta memberikan dukungan yang profesional, adaptif, akuntabel, dan berintegritas bagi pelaksanaan pengawasan Pemilu dan Pemilihan yang efektif, berkualitas, dan berkeadilan.

Humas Bawaslu Klungkung