Lompat ke isi utama

Berita

Pastikan Tak Ada Hak Pilih Terlewat, Bawaslu Klungkung Sisir Data Pemilih di Pesinggahan

1

SEMARAPURA, BAWASLU KLUNGKUNG – Memastikan satu nama dalam daftar pemilih benar-benar masih ada bukan perkara sepele. Di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Bawaslu Kabupaten Klungkung turun langsung mengecek kondisi faktual warga untuk memastikan data pemilih tetap mutakhir. Hasilnya, pengawasan menemukan adanya warga penyandang disabilitas yang telah meninggal dunia serta pemilih yang masuk kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena meninggal dunia. Temuan ini menjadi bagian dari uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang digelar Kamis (3/9), sebagai upaya memastikan tidak ada hak pilih warga yang terabaikan sekaligus mencegah data yang sudah tidak sesuai tetap tercantum dalam daftar pemilih.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung, Sang Ayu Mudiasih, bersama jajaran Staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Klungkung. Uji petik dilakukan untuk mencocokkan data administrasi pemilih dengan kondisi faktual masyarakat di lapangan.

Pengawasan difokuskan pada sejumlah kategori data, meliputi Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), pemilih baru, pemilih aktif, warga yang telah meninggal dunia, penyandang disabilitas, warga pindah keluar, serta warga pindah masuk.

Berdasarkan hasil verifikasi lapangan dan keterangan Pemerintah Desa Pesinggahan, ditemukan tiga warga penyandang disabilitas, dengan dua di antaranya telah meninggal dunia. Selain itu, terdapat dua warga yang masuk kategori TMS karena telah meninggal dunia.

Temuan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan data pemilih terus diperbarui sesuai kondisi sebenarnya. Bagi Bawaslu, ketepatan data bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan salah satu fondasi untuk memastikan setiap warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya.

Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung, Sang Ayu Mudiasih, mengatakan uji petik menjadi instrumen penting dalam pengawasan PDPB untuk memastikan data pemilih yang tercatat benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat.

“Melalui uji petik ini, kami ingin memastikan bahwa data yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Tujuannya agar data pemilih semakin akurat sehingga setiap warga dapat menggunakan hak pilihnya tanpa hambatan,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan pemutakhiran data pemilih harus dilakukan secara berkelanjutan karena kondisi kependudukan masyarakat terus mengalami perubahan. Warga meninggal dunia, pemilih baru, perpindahan penduduk, maupun perubahan status kependudukan lainnya harus tercatat dan diperbarui secara tepat.

“Data pemilih harus terus dikawal karena di balik setiap nama terdapat hak konstitusional seorang warga negara. Jangan sampai ada warga yang kehilangan hak pilih karena data yang tidak diperbarui,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Desa Pesinggahan, Nyoman Sudamanata, mengapresiasi langkah Bawaslu Kabupaten Klungkung yang melakukan pengawasan secara langsung hingga ke tingkat desa. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan penyelenggara Pemilu sangat penting untuk menjaga validitas data pemilih.

“Kami menyambut baik kegiatan uji petik ini. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar data yang digunakan dalam Pemilu mendatang benar-benar sesuai dengan kondisi riil masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga koordinasi antara pemerintah desa dan Bawaslu semakin kuat dalam menjaga validitas serta kualitas data pemilih.

Seluruh hasil uji petik selanjutnya akan dirangkum sebagai bahan saran perbaikan yang disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung proses pemutakhiran data pemilih yang lebih akurat, transparan, dan akuntabel sekaligus mencegah potensi hilangnya hak pilih warga.

Kegiatan uji petik berakhir pada pukul 11.30 Wita dan berlangsung lancar. Melalui pengawasan langsung hingga tingkat desa, Bawaslu Kabupaten Klungkung kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan daftar pemilih tidak sekadar benar di atas kertas, tetapi benar-benar mencerminkan kondisi nyata masyarakat.

Humas Bawaslu Klungkung

Tag
Berita