Wawasan Pendidikan Karakter Warnai Roadshow MPLS Bawaslu Klungkung di SMP Negeri 2 Dawan
|
Semarapura, Bawaslu Klungkung – Pembentukan karakter menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. Berangkat dari semangat tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Klungkung memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Dawan untuk memberikan edukasi bertajuk "Wawasan Pendidikan Karakter" kepada peserta didik baru. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026 ini diikuti oleh seluruh siswa baru dengan suasana yang interaktif dan penuh antusiasme.
Kegiatan dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Klungkung, Ida Ayu Ari Widhiyanthy, sebagai bentuk komitmen Bawaslu dalam mendukung penguatan karakter generasi muda melalui pendekatan edukatif sejak dini. Meski dikenal sebagai lembaga pengawas Pemilu, Bawaslu juga memiliki peran dalam membangun budaya demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab.
Dalam pemaparannya, Ida Ayu Ari Widhiyanthy memperkenalkan secara singkat tugas dan fungsi Bawaslu sebagai lembaga negara yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu agar berlangsung jujur, adil, dan demokratis. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang dijunjung Bawaslu sejatinya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan sekolah.
"Menjadi pemimpin yang baik dimulai dari karakter yang baik. Kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian merupakan nilai-nilai yang harus dibiasakan sejak di bangku sekolah," ujarnya.
Selanjutnya, peserta diajak memahami pentingnya pendidikan karakter sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan. Melalui berbagai ilustrasi sederhana dan diskusi interaktif, siswa diajak menyadari bahwa karakter tidak dibentuk secara instan, melainkan melalui kebiasaan baik yang dilakukan setiap hari.
Dalam materi "7 Karakter Pemimpin Hebat", siswa diperkenalkan dengan nilai-nilai Peduli, Empati, Mandiri, Integritas, Menghargai, Percaya Diri, Inspiratif, dan Nasionalis. Nilai-nilai tersebut dikemas secara sederhana agar mudah dipahami sekaligus relevan dengan kehidupan pelajar di sekolah.
Selain itu, peserta juga diajak menerapkan karakter melalui kebiasaan sehari-hari, seperti datang tepat waktu, menghormati guru, menghargai teman, tidak melakukan perundungan (bullying), membantu orang tua di rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta bijak dalam menggunakan media sosial.
Ida Ayu Ari Widhiyanthy menekankan bahwa karakter yang kuat akan menjadi bekal penting bagi generasi muda ketika kelak menjadi pemimpin maupun warga negara yang bertanggung jawab.
"Karakter hebat tidak dibangun dari satu tindakan besar, tetapi dari kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Mulailah dari kebaikan kecil, ciptakan perubahan besar," pesannya.
Sebagai penutup, seluruh siswa diajak mengikuti "Tantangan 7 Hari Karakter", yaitu komitmen untuk melakukan satu kebiasaan baik setiap hari, mulai dari datang tepat waktu, membantu teman, berkata jujur, menjaga kebersihan, menghargai pendapat orang lain, bijak bermedia sosial, hingga menjadi teladan di lingkungan sekitar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan berbagi pengalaman yang berlangsung hangat dan interaktif. Para siswa antusias menyampaikan pendapat, berbagi pengalaman, serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pentingnya membangun karakter, menghadapi pergaulan di sekolah, hingga cara menjadi pribadi yang berintegritas.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Klungkung berharap para siswa SMP Negeri 2 Dawan mampu menanamkan nilai-nilai karakter positif sejak dini, menjadikannya sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, serta tumbuh menjadi generasi yang jujur, disiplin, peduli, bertanggung jawab, dan siap menjadi pemimpin Indonesia di masa depan.
Humas Bawaslu Klungkung